Posted by: heryes | 23 May 2007

destiny or your own destiny

Pada abad ke dua puluh dua, Sewashi yang miskin hanya mampu membeli sebuah robot gagal produksi yang kemudian ia kirim untuk menjelajah mundur dimensi ruang dan waktu menuju ke abad dua puluh di masa hidup kakeknya yang malas dan bodoh itu. Dia berharap dengan melakukan hal tersebut akan mampu mengubah kondisi keluarganya yang termasuk kategori kelas tiarap alias bawah -kondisi keuangan, kecerdasan, selera humor etc etc *loh?*-

DoragigitRobot tersebut lahir pada 3 September 2112, tinggi 129,3 cm dan berbobot 129,3 kg. Awalnya berwarna kuning yang sejatinya dibuat untuk keperluan rumah tangga keluarga kaya, robot tersebut gagal melewati tes dalam proses produksi sehingga dilelang ke keluarga kelas bawah. Robot tersebut berbentuk seekor kucing tanpa telinga yang diakibatkan oleh gigitan robot tikus hingga bolong-bolong sehingga terpaksa telinganya harus diamputasi. Selain tanpa telinga robot tersebut juga berubah warna menjadi biru akibat aliran isak tangis yang tanpa henti ketika telinganya bolong-bolong.

Meskipun gagal proses produksi, robot tersebut tetaplah sebuah robot canggih yang memiliki alat-alat ajaib yang mampu memecahkan semua masalah. Ia juga pengertian dan memiliki rasa kasih sayang. Ia juga mampu memahami perasaan manusia, baik itu sedih, takut, marah, gembira, simpati, dan lainnya. Ia mempelajarinya, dan bertindak sesuai apa yang ia pelajari, ia dapat berteriak kegirangan, meloncat ketakutan, dan menangis haru. Singkatnya, ia menjadi sebuah robot yang memiliki perasaan seperti manusia. Tubuhnya pun sangat sensitif, ia tak dapat beraktifitas dengan normal jika ia kehilangan suku cadangnya, walaupun hanya sebuah mur.

Setelah tiba di abad dua puluh -yakni masa kita hidup ini- robot itupun melaksanakan tugasnya dengan baik dan bahkan sering kali cenderung dimanfaatkan untuk memuaskan keperluan pribadi dari kakek tuannya yang sangat pemalas itu.

Nah adik-adik, kisah seputar aktifitas kehidupan sehari-hari antara robot dan kakek pemiliknya inilah yang disuguhkan ke Indonesia melalui RCTI dengan waktu dan jam tayang yang tidak berubah -Minggu jam 08.00 pagi.

Dan hari ini genap berusia tujuh belas tahun dan satu hari -di Indonesia. Kisah ini mulai ditulis eh digambar oleh seorang mangaka (baca: manggaka, pen) atau kalau di Indonesia mungkin seorang kartunis, yang berinisial Fujiko F. Fujio yang bernama asli Fujimoto Hiroshi pada bulan Desember 1969. Dan sudah tentu tanpa diragukan lagi adik-adik sudah dapat menebak siapa siih robot ini?

Lalu apa hubungannya dan kaitannya dengan kita, untuk hubungannya mungkin hampir sama atau identik dengan kring-kring . Ya seperti yang saya ketahui dan juga adik-adik ketahui kalau si robot ini meskipun canggih tapi sudah tujuh belas tahun -di Indonesia- masih juga belum bisa merubah sifat malas dari si kakek pemiliknya tersebut kann?

Jadi… Moral dalam cerita diatas intinya juga identik dengan alamat situs yang barusan yakni kaya atau miskin, pinter atau geblek atau apapun kondisi kita itu adalah atas usaha kita sendiri dan bukan merupakan Takdir dari Yang Di Atas. Ingat itu, Seburuk apapun kondisi kita, kita tetep harus berusaha dengan gigih untuk merubahnya karena Yang Di Atas tidak akan merubah nasib suatu kaum atau umat melainkan mereka atau kita sendiri yang berusaha untuk merubahnya, ‘You reap what you sow’, dan juga tak lupa dengan berdoa tentunya -offcourse- karena ‘Man propose and God dispose’

-piss, semoga bermanfaat-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: